Jumat, 22 Februari 2013

BLACK PEARL ART SCHOOL (part 1)



Author              : Anggi Lestari feat Annisa Pamungkas
Main Cast          : EXO, Super Junior, SHINee, DB5K
Support Cast     : SNSD, Kang Ta, BoA, F(x)
Genre                       : fantasy, humor
Length              : part (1/…)
Rating                       :

@@@

Sepuluh tahun yang lalu di Sekolah Seni Black Pearl, angkatan yang saat itu berada di kelas 3 menjadi satu-satunya angkatan yang memiliki murid berprestasi paling banyak dibandingkan dengan angkatan sebelum atau sesudahnya. Yaitu berjumlah 13 orang. Mereka menamai diri ‘Lucifer’.
        Murid berprestasi tersebut terbagi dalam 3 kelas. Kelas dance terdiri dari Hangeng, Yoochun, Yunho, Key dan Taemin. Lalu Junsu, Changmin, Zhoumi, Jinki dan Jonghyun menghuni kelas vocal. Sementara Minho, Jaejoong dan Henry berada di kelas rapp.
        Sebelum lulus, ada beberapa masalah terjadi di antara mereka. Hingga saat ini masalah mereka belum terselesaikan. Dan akhirnya mereka pecah menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Yunho, Junsu, Yoochu, Jaejoong dan Changmin yang menamai diri sebagai DB5K. Lalu ada Jinki, Jonghyun, Key, Minho dan Taemin yang biasa disebut SHINee. Serta ada Hangeng, Zhoumi dan Henry atau sebut saja Suju-M. Setelah lulus, mereka bertiga (Suju-M) kembali ke tanah kelahiran mereka di China.
        Masalah terkuat pecahnya anak-anak dari Lucifer ini adalah antara DB5K dan SHINee. Banyak rumor yang mengatakan kalau mereka pecah karena beda visi-misi. Lalu ada juga yang berspekulasi kalau pecahnya mereka karena masalah percintaan. Dan masih banyak lagi beberapa komentar miring yang bermunculan. Tapi satu yang pasti, masalah yang sebenarnya hanya anggota Lucifer yang tau.
        Uniknya sekitar 3 tahun yang lalu, para member DB5K dan SHINee sama-sama kembali ke Sekolah Seni Black Pearl sebagai tenaga pengajar. Namun hingga saat ini suasana antara mereka masih tetap perang dingin seperti terakhir kali. Pihak sekolah yang mengetahui kejadian tersebut tidak ingin mengambil resiko. Mereka akhirnya dibagi untuk mengajar angkatan yang berbeda. DB5K mengajar kelas 3 dan SHINee mengajar di kelas 2.
        Ketika para siswa kelas 2 yang tergabung dengan nama EXO mulai mendapatkan kekuatan mereka, para guru dari DB5K mulai mengatur strategi dengan mempengaruhi anggota Super Junior untuk bisa mengalahkan EXO dalam hal apapun. Dan itu sangat bertolak belakang dengan apa yang dilakukan pengajar dari SHINee. Mereka hanya membantu mengembangkan kemampuan yang dimiliki anak didik mereka sebagaimana mestinya.

@@@

        “Kumpulkan tugas menulis lirik rapp kalian…” Kata pak guru Minho yang tau-tau nyelonong masuk tanpa permisi. Anak-anak di kelas 2 rapp ini yang semula gaduh, semakin gaduh karena sibuk mengumpulkan kertas tugas mereka. “Masukkan buku kalian ke dalam tas, hari ini kita ujian.” Lanjut Minho dan membuat suasana kelas kembali sedikit gaduh.
        “Chanyeol, bangun…” Kris mengguncang-guncangkan tubuh Chanyeol. Anak itu masih santai tenggelam dalam mimpi.
        Gerak-gerik Kris terbaca oleh Minho. Ia mendekati meja Chanyeol lalu memungut salah satu buku di atas meja muridnya, dan… PLAK…! Satu pukulan mendarat mulus di kepala Chanyeol yang langsung menegakkan badan. Bukannya membuka mata, Chanyeol justru menyanyikan lirik rapp yang ia tulis untuk tugas.

Neo-ui natsseon hyanggi-eseo chu-eogeul tteo-ollyeo
Baraboneun geudae nunbichi nae shimjangeul ullyeo
Ji-uryeo haedo soyongeopshi kkeuttto-eopshi
Neoreul hyanghae dallyeo naega geudaereul gatkkesseo
(‘U’-Super Junior)

        Gelak tawa membahana seantero kelas menertawai Chanyeol yang entah bagaimana akhirnya menyadari dirinya menjadi bahan lelucon di kelas. Dan ia pun semakin merasa sesak napas kala mendapati Minho berdiri di hadapannya dengan tatapan ‘membunuh’.
        “Berhenti nonton film yadong sampai tengah malam!” bentaknya.
        “Loh, kok bapak tau kalo saya nonton film yadong sampe tengah malem?” Chanyeol balik bertanya dengan polosnya membuat ia kembali di tertawai teman-teman sekelasnya—termasuk Kris, Tao dan Sehun.
        “Sepulang sekolah, temui pak guru Key.” Hanya itu yang dikatakan Minho sebelum kembali ke mejanya untuk melanjutkan pelajaran.

@@@

        Shindong, Hyukjae, Donghae dan Kibum berjalan menuju kantin. “Pak guru Jaejoong udah hampir gila gue rasa.” Kata Hyukjae terlihat frustasi. “Masa kita harus masuk pelajaran tambahan sampe sore.”
        “Setuju. Kita kan udah sering juara lomba rapp. Anak-anak di kelas 2 itu gak akan bisa nyaingin kita.” Timpal Shindong.
        Tiba-tiba perjalanan mereka di hadang salah satu pegawai kantin yang naksir berat sama Donghae. “Hai Donghae, kau mau makan apa?”
        “Mba Jessica, kok gue gak di Tanya?” sela Hyukjae.
        “Bayar dulu hutang-hutang mu yang kemarin!” kata Jessica galak. Sikapnya berubah 180o ketika berbicara dengan Hyukjae.
        Donghae sendiri sudah mingslep ke balik tubuh besar Shindong.
        “Mba Jessica, si Donghae kayaknya masih takut sama lo. Jadi, tolong jangan ganggu dia dulu.” Pinta Kibum yang akhirnya ikut angkat bicara.
        Jessica cemberut. “Untung lo yang ngomong, bukan si jelek Hyukjae ini. Yasudah, terserah kalian.” Jessica pun pergi dan akhirnya Donghae bisa bernapas lega.
        “Alhamdulilah, gak jadi ilang nafsu makan gue.”
        “Ya udah, makan di kantinnya mba Yoona aja. Dia gak pelit kayak mba Jessica!” saran Hyukjae yang langsung melangkah.

@@@

        Luhan yang tadi sempat bermasalah di kelas, di beri hukuman mengumpulkan sampah disekitar lapangan sekolah oleh pak guru Taemin yang meminta bantuan pak guru Key untuk mengawasinya. Begitu pula dengan Chanyeol yang dihukum oleh pak guru Minho. Dari balkon lantai 4, Leeteuk, Siwon, dan Kangin melihat kejadian itu.
        “Kayaknya si anak-anak EXO itu satu persatu udah mulai dapetin kekuatan mereka?” kata Siwon berspekulasi. “Lo kenal tuh anak?”
        “Oh… itu Luhan dari kelas 2 dance…” Leeteuk yang menjawab. Ia kembali serius melihat Luhan yang dengan mudah mengumpulkan sampah-sampah yang seolah terlihat beterbangan menghampiri dirinya dan kemudian masuk ke dalam tong sampah yang dibawa Luhan.
        “Gila…” pekik Kangin. “Kayaknya tuh anak bakal jadi saingannya si Ryeowook.”
        Disisi lain lapangan, terlihat Chanyeol yang berlari mengelilingi lapangan. Tak lama setelah Luhan menyelesaikan hukuman, giliran Chanyeol yang ditantang membakar api dengan kekuatan yang telah terkuras akibat kelelahan setelah berlari.
        “Liat deh yang itu…” Siwon menunjuk ke Chanyeol yang sejak tadi sulit membakar sampah karena api yang dimunculkan tidak lebih besar dari sebuah lilin. “Walau sama-sama pyrokinetis, ternyata tuh anak gak lebih baik dari Kibum.”
        “Tapi gue yakin tuh anak pasti gak lebih ganteng dari gue.” Kata seseorang penuh percaya diri.
Leeteuk, Kangin dan Siwon menoleh bersamaan dan mendapati Heechul sedang bercermin di keca jendela kelas mereka untuk merapikan rambutnya. Tapi tak ada satu pun yang mempedulikannya.
“Ternyata itu alasan pak guru Minho menghukum Chanyeol sepulang sekolah.” Kata Leeteuk.

@@@

        Sungmin berjalan santai menuju kelasnya yang berada di lantai 4. Ketika berbelok menuju tangga, tubuhnya menabrak seorang siswa kelas 2 yang tengah membawa tumpukan buku di tangannya hingga buku-buku itu jatuh berserakan.
        “Hati-hati donk kalau jalan.” Tegur Sungmin.
        “Lo pikir, lo sendiri udah hati-hati?” balas anak itu.
        “Heh! Gue senior di sini…” jelas Sungmin yang tak terima dengan ucapan adik kelasnya. Lalu dengan cueknya pergi dari sana. Hanya beberapa langkah, kemudian Sungmin berhenti. Dirasakan hawa panas mengelilinginya.
        “CHANYEOL…” teriak guru Junsu murka.
        Sungmin berbalik, dan buku-buku yang berserakan tadi mulai terbakar. Anak yang bernama Chanyeol itu masih menatapnya penuh benci. Lalu Donghae muncul dan menyiram api dengan air yang keluar dari tangannya. Beruntung suasana saat itu sangat sepi dari siswa lain.
        “Segera panggil Ryeowook untuk membereskan semua.” Perintah Junsu kepada Donghae. “Dan kau Sungmin, ikut aku sekarang.” Lalu membawa pergi Kai bersamanya.
        Sungmin melangkah untuk menyusul Kai, namun Donghae menahan tangannya. “Kata Leeteuk, anak-anak EXO mulai mendapatkan kekuatan mereka. Dan lo harus hati-hati. Jangan memancing mereka sebelum jam sekolah selesai.” Donghae memperingatkan.
        Dengan cueknya Sungmin kembali melangkah.

@@@

        Sungmin dan Chanyeol duduk di hadapan kepala Sekolah Seni Black Pearl, Kang Ta. Dibelakang mereka ada Junsu dan Taemin yang berdiri mengawasi anak didik masing-masing.
        “Saya sudah mengetahui kejadian yang sebenarnya.” Kata Kang Ta sang kepala sekolah. Jangan heran ia tau dari mana. Kang Ta memiliki beberapa kemampuan khusus. Salah satunya kekuatan pikiran. Jadi, tidak ada satu pun orang bisa membohonginya. “Saya juga tidak menyalahkan atau membenarkan salah satu dari kalian. Dan saya telah memutuskan, untuk menskors kekuatan kalian selama satu minggu.” Lanjutnya.
        Sungmin dan Chanyeol terduduk lesu. Kalau sudah seperti ini, tidak akan ada yang bisa melawan. Hukuman untuk anak-anak yang memiliki kemampuan khusus adalah menarik sementara kemampuan mereka hingga batas waktu yang ditentukan.

@@@

        Sore ini kelas 2 vocal yang diajar Jonghyun akan mengadakan ulangan. Dan sebelum masuk kelas, Baekhyun menyempatkan diri berlatih menyanyikan lagu yang ia buat di balkon paling atas gedung sekolah.

        Ajikggaji mothaejun geumal moki meyeo sikeunhan geumal
nuguboda saranghae ojik neowa na nannana nannana nanna
I sungani haengbokhae jeongmal naege waseo gomawo jeongmal
nareul da julhan saram ojik neowa na nannana nannana baro neo
(‘All My Heart’-Super Junior)

        “Ternyata lo yang nyanyi?” tegur Chen. “Cepet turun, langit udah mendung banget tuh.” Katanya mengingatkan.
        Baekhyun menatap langit yang sudah sangat gelap dan udara pun cukup kencang berhembus. “Lo gak ngajak Sehun ke sini, kan?” Baekhyun memeluk tubuhnya sendiri.
        Chen tertawa seolah mengerti maksud Baekhyun. “Nggak lah.”
        Baekhyun berjalan ke arah Chen. Kilatan cahaya mulai berkelebatan. Disusul petir yang mulai menyambar. “Baekhyun…!” teriak Chen sambil berlari dan mendorong Baekhyun karena sebuah petir mengarah tepat ke posisi Baekhyun berada. Chen terlihat seperti menangkap kilatan petir itu lalu masuk ke dalam telapak tangannya.
        Mulut Baekhyun perlahan terbuka dan tercengang menyaksikan apa yang dilakukan temannya.
“Kalian liat Chanyeol?” tegur Kris yang saat itu tiba-tiba muncul.
Angin semakin kencang berhembus hingga menerbangkan kertas yang di genggam Baekhyun. Ia pun berlari mengejar, dan tanpa sadar ingin melompati balkon hanya untuk mengejar kertas yang sangat berharga untuknya itu. Namun beruntung karena Kris segera menariknya lalu meluncur turun menggantikan Baekhyun yang hendak melompati balkon.
        “KRIS…!!” pekik Chen semakin kencang dan mengejar ke balkon tempat Kris melompat. Ia melongok ke bawah, dan Kris tidak terlihat di mana pun. Baekhyun bangkit dan menghampiri Chen. Lalu mereka buru-buru turun ke bawah. Dan kali ini giliran Baekhyun dan Chen yang dibuat tercengang oleh Kris ketika mendapati teman seangkatannya itu seperti baru mendarat dengan sangat elegan diiringi sepasang sayap yang perlahan masuk ke dalam punggung Kris.

@@@

        Lima menit lagi, kelas pak guru Jonghyun akan segera dimulai. D.O berlari menelusuri koridor menuju ruang musik. Ia ada ujian menyanyi hari ini. Kelas yang akan ia gunakan berada di lantai dasar, dan ketika melintasi ruang music di lantai 2, D.O mendengar suara seseorang bernyanyi dan diiringi dentingan piano.

Niga animyeon andwae Neo eobsin nan andwae
Na ireoke haru handareul tto illyeoneul
Na apado joha Nae mam dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman saranghanikka
(‘It Has To Be You’: Yesung Super Junior)

“Wah, siapa tuh yang nyanyi? Suaranya bagus juga.” Puji D.O dari luar.
        “Heh! Siapa lo? Ngapain di sini?” kata seseorang yang membuat D.O berbalik dan di sana ia melihat Ryeowook dan Kyuhyun berjalan ke arahnya.
        “Lo anak kelas 2 vocal, kan?” tebak Kyuhyun dan D.O hanya menjawab dengan anggukan.
        “Tapi gue gak yakin kalo dia juga bakal jadi saingan kita untuk mewakili sekolah di kompetisi menyanyi nanti.” Kata Ryeowook sambil memandang D.O dengan tatapan merendahkan.
        “Udahlah, biarin aja dia pergi. Gak seru kalo pas seleksi besok pesaing kita Cuma dikit.” Kyuhyun melirik ke D.O. “Lo boleh pergi.”
        Tanpa pikir panjang, D.O pun segera melesat menjauhi Ryeowook dan Kyuhyun.
“Kok lo gak seru sih, Kyu!” protes Ryeowook.
Kyuhyun tersenyum evil. “Lo pikir gue bakal ngelepasin anak EXO gitu aja?” kata Kyuhyun penuh percaya diri. “Liat ini.” Tak lama kemudian, lantai mulai berubah menjadi lapisan es. Mulai dari tempat Kyuhyun berdiri dan menjalar sampai belokan tempat D.O menghilang.
Selang beberapa saat, terdengar bunyi debaman seperti benda yang yang terjatuh, disusul suara erangan seseorang. “Aaaaaaa…”
        Kyuhyun dan Ryeowook tertawa sekeras-kerasnya.
        “KYUHYUN…!!!” teriak seseorang dari arah tempat benda terjatuh tadi. Suara itu sontak membuat Kyuhyun dan Ryeowook berhenti tertawa.
        Yesung muncul dari arah ruang music. “Itu kayak suara Leeteuk.” Ujarnya sambil perlahan berjalan di atas lapisan es tadi.
        Ryeowook melirik ke Kyuhyun. Wajah mereka sama-sama pucat seketika.

@@@

Dallajin guhseun obbsseo honjaingeol
Ddo dareun sarangi ohl guhrago na miduhbwajjiman ijen
Sumswineun geol majuh himideulgo
Ireohke kuhjyuhman gajanha neoreul hyanghan nae
geuriwoomi jogeumsshik
Jiweojiji anhneun chae nama isseo
(‘Hate U Love U’ : Super Junior)

Suho mengakhiri nyanyiannya tepat ketika D.O muncul.
        “Maaf pak saya terlambat.” Kata D.O merasa bersalah sambil sedikit membungkuk 450.
        “Masuk. Dan langsung nyanyikan lagumu.” Ujar pak guru Jonghyun bijak sambil mempersilahkan D.O masuk. D.O pun langsung mulai bernyanyi.

Marhajamyuhn saranghaduhn manheun naldeurui giuhki
Muhmchulsu uhbneun naui gaseumi
Jamdeulgoshipeun nae mameul ggaewoone Let it go
Dora bogo shipeun nuhui choouhki ijen
Sajinsoge iyagiroman nama
You're my endless love
(‘You’re My Endless Love’ : Super Juinior)

@@@

        Kibum berada di lokasi tempat Leeteuk terjatuh untuk melelehkan es yang dibuat Kyuhyun, dan setelah es-nya mencair, giliran Donghae yang bertugas mengalirkan air dari sana.
Sementara itu di ruang kesehatan. Seluruh anggota Super Junior—tanpa Sungmin, Donghae dan Kibum—berada di sana. Terlihat hanya Leeteuk lah yang berbaring di ranjang. Kyuhyun dan Ryeowook berdiri dengan tegang di sudut ruangan.
“Sebenarnya apa yang ingin kalian lakukan?” Tanya Siwon bijak.
        “Kita ketemu D.O anak kelas 2 vocal di depan ruang music. Gue curiga di mau plagiat lagu yang tadi lagi dinyanyiin Yesung.” Kyuhyun membela diri.
        “Iya, masalahnya besok anak-anak vocal bakal ikut seleksi buat wakilin sekolah di kejuaraan menyanyi.” Ryeowook menimpali.
Kangin yang sejak tadi duduk di tepi ranjang Leeteuk untuk mengobati teman sekelasnya itu berdiri dan langsung menatap tajam Kyuhyun dan Ryeowook membuat dua anak itu semakin merapatkan badan ke dinding.
        “Apa lo pikir, Cuma lo berdua yang punya kepentingan?” cetus Kangin cukup galak.

@_to_be_continue_@

Tidak ada komentar:

Posting Komentar